News Flash

Pendeta Iran ditangkap tanpa sebab Seorang pendeta Asiria ditangkap dan disiksa oleh pemerintah Iran dengan tuduhan "pemurtadan'. Pada 2 Februari lalu, Agen Keamanan Negara menangkap Rev Wilson Issavi (65) tak lama setelah ia menyelesaikan sebuah ibadah di rumah seorang temannya di Isfahan, yang terletak 208 kilometer sebelah selatan Teheran. Gerejanya, The Evangelical Church of Kermanshah di Isfahan, telah berusia 50 tahun dan berafiliasi dengan Assemblies of God  yang melayani penduduk lokal Asiria.

UE Bantu Umat Kristen yang Teraniaya ? Lembaga hak asasi beragama Internasional Open Doors melaporkan bahwa ada 100 juta orang Kristen di seluruh dunia dianiaya atau didiskriminasi di negara mereka sendiri.Sebagian besar dari mereka tinggal di negara-negara di mana Islam adalah agama yang dominan. Negara-negara komunis seperti Cina, cuba, dan Korea Utara juga adalah pelanggar hak asasi manusia.

Download NFSP!

Sekelompok orang di Texas : tukar Alkitab dengan majalah porno Sekelompok mahasiswa di University of Texas-San Antonio (UTSA) mempropagandakan atheisme dengan menawarkan untuk menukar kitab suci dengan majalah pornografi. Alkitab, Kitab Torah, Al Quran, dan berbagai kitab agama lainnya ditawarkan untuk ditukar dengan berbagai majalah seperti Playboy, Pethouse, dan majalan pornografi lainnya.

Latest Forum

CB Online

No Users Online

CB Login

powered_by.png, 1 kB

Home
KOTBAH FAVORIT PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Posted by Fenchu   
Saturday, 06 February 2010

ShiningBacaan : Yunus 3

Sebagian orang kristiani memiliki pengkhotbah favorit. Atau, tema-tema khotbah favorit. Tema khotbah macam apa yang kita sukai? Panjang atau pendek? Lucu atau serius? Khotbah yang mendatangkan teguran keras atau khotbah yang menyejukkan hati? Tentu bukan dosa jika kita memiliki tema-tema khotbah favorit. Namun, yang perlu kita ingat adalah bahwa bukan khotbah-khotbah itu yang utama dan penting, melainkan respons kita pada khotbah yang disampaikan. Sebagus apa pun sebuah khotbah, tak akan ada maknanya jika kita tidak berespons.

Ketika diutus ke Niniwe, sebenarnya Yunus juga menyampaikan "khotbah" yang sederhana dan pendek. Tidak memakai kata-kata yang indah dan panjang. Hanya menyampaikan berita penghukuman Tuhan bagi bangsa Niniwe (ayat 4). Niniwe bisa saja tidak mendengar "khotbah" Yunus. Mereka tidak kenal Yunus. Atau, bisa saja mereka marah dan memaki Yunus karena bersikap tidak sopan -- tak ada angin tak ada badai, tiba-tiba menyampaikan berita penghukuman. Namun, bangsa Niniwe merespons khotbah Yunus dengan penyesalan dan pertobatan. Raja mengumumkan hari berkabung dengan melakukan puasa massal bagi seluruh negeri sebagai tanda penyesalan (ayat 7). Dan, respons tersebut diterima dengan baik oleh Allah.

Sebagian gereja mencantumkan pujian respons, doa respons, atau saat teduh setelah khotbah dalam tata ibadahnya. Hal tersebut dibuat bukan sekadar "pemanis" tanpa makna, melainkan sebagai pengingat bahwa setiap firman Allah yang diberitakan harus kita respons dengan baik. Bersyukurlah jika firman-Nya memberi kekuatan baru. Bertobatlah jika firman-Nya menegur kita dengan keras --RY
KHOTBAH BUKAN UNTUK DIDENGAR DAN DILUPAKAN

MELAINKAN UNTUK DIRESPONS DAN DITERAPKAN

Sumber : www.sabda.org

Bacaan ayat2 hari ini:
3:1. Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian:
3:2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu."
3:3 Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.
3:4 Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan."

3:5. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.
3:6 Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.
3:7 Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air.
3:8 Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.
3:9 Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa."
3:10 Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.
Comments
Add NewSearchRSS
Only registered users can write comments!
 
< Prev   Next >
© 2010 Cerita-Kristen.com - Cerita, Artikel, Kesaksian, Kisah, Inspirasi dan Motivasi Rohani Kristiani Online
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.