News Flash

Pendeta Iran ditangkap tanpa sebab Seorang pendeta Asiria ditangkap dan disiksa oleh pemerintah Iran dengan tuduhan "pemurtadan'. Pada 2 Februari lalu, Agen Keamanan Negara menangkap Rev Wilson Issavi (65) tak lama setelah ia menyelesaikan sebuah ibadah di rumah seorang temannya di Isfahan, yang terletak 208 kilometer sebelah selatan Teheran. Gerejanya, The Evangelical Church of Kermanshah di Isfahan, telah berusia 50 tahun dan berafiliasi dengan Assemblies of God  yang melayani penduduk lokal Asiria.

UE Bantu Umat Kristen yang Teraniaya ? Lembaga hak asasi beragama Internasional Open Doors melaporkan bahwa ada 100 juta orang Kristen di seluruh dunia dianiaya atau didiskriminasi di negara mereka sendiri.Sebagian besar dari mereka tinggal di negara-negara di mana Islam adalah agama yang dominan. Negara-negara komunis seperti Cina, cuba, dan Korea Utara juga adalah pelanggar hak asasi manusia.

Download NFSP!

Sekelompok orang di Texas : tukar Alkitab dengan majalah porno Sekelompok mahasiswa di University of Texas-San Antonio (UTSA) mempropagandakan atheisme dengan menawarkan untuk menukar kitab suci dengan majalah pornografi. Alkitab, Kitab Torah, Al Quran, dan berbagai kitab agama lainnya ditawarkan untuk ditukar dengan berbagai majalah seperti Playboy, Pethouse, dan majalan pornografi lainnya.

CB Online

No Users Online

CB Login

powered_by.png, 1 kB
Home arrow News
News
Pendeta Iran ditangkap tanpa sebab PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Posted by Fenchu   
Thursday, 11 March 2010
Wilson IssaviSeorang pendeta Asiria ditangkap dan disiksa oleh pemerintah Iran dengan tuduhan "pemurtadan'. Pada 2 Februari lalu, Agen Keamanan Negara menangkap Rev Wilson Issavi (65) tak lama setelah ia menyelesaikan sebuah ibadah di rumah seorang temannya di Isfahan, yang terletak 208 kilometer sebelah selatan Teheran. Gerejanya, The Evangelical Church of Kermanshah di Isfahan, telah berusia 50 tahun dan berafiliasi dengan Assemblies of God  yang melayani penduduk lokal Asiria.
 
UE Bantu Umat Kristen yang Teraniaya ? PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Posted by Fenchu   
Wednesday, 10 March 2010
Uni EropaLembaga hak asasi beragama Internasional Open Doors melaporkan bahwa ada 100 juta orang Kristen di seluruh dunia dianiaya atau didiskriminasi di negara mereka sendiri.

Sebagian besar dari mereka tinggal di negara-negara di mana Islam adalah agama yang dominan. Negara-negara komunis seperti Cina, cuba, dan Korea Utara juga adalah pelanggar hak asasi manusia.
 
Sekelompok orang di Texas : tukar Alkitab dengan majalah porno PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Posted by Fenchu   
Saturday, 06 March 2010
sebagian orangSekelompok mahasiswa di University of Texas-San Antonio (UTSA) mempropagandakan atheisme dengan menawarkan untuk menukar kitab suci dengan majalah pornografi. Alkitab, Kitab Torah, Al Quran, dan berbagai kitab agama lainnya ditawarkan untuk ditukar dengan berbagai majalah seperti Playboy, Pethouse, dan majalan pornografi lainnya.
 
Senat Kentucky Menyetujui Undang-Undang Melek Alkitab PDF Print E-mail
User Rating: / 1
Posted by Fenchu   
Friday, 05 March 2010
Alkitab Senat Kentucky telah menyetujui undang-undang yang memungkinkan Kelas Alkitab dapat diajarkan di sekolah-sekolah umum.

Undang-undang yang disponsori oleh Senator David Boswell, D-Owensboro, memungkinkan sekolah-sekolah untuk menawarkan program studi alklitab sebagai pilihan, yang berarti mahasiswa tidak diwajibkan untuk mengambil kelas tersebut.
 
Hujan ikan di Australia PDF Print E-mail
User Rating: / 4
Posted by Fenchu   
Thursday, 04 March 2010
Fish rainHujan ikan? Hal ini benar-benar dialami oleh penduduk Kota Lajamanu, sebuah kota kecil berpenduduk 669 jiwa di wilayah tandus Australia bagian utara. Kota ini dilanda hujan ikan selama dua hari dan baru berhenti pada hari Senin (1/3) lalu. Seperti yang diberitakan oleh harian The Telegraph.
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Results 1 - 9 of 39
© 2010 Cerita-Kristen.com - Cerita, Artikel, Kesaksian, Kisah, Inspirasi dan Motivasi Rohani Kristiani Online
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.